Bagaimana teknologi pembayaran digital dapat diterima tanpa mengikis nilai budaya dan kendali masyarakat? Buku Adopsi Pembayaran Digital dalam Komunitas Adat menghadirkan perspektif baru tentang QRIS, perilaku pengguna, nilai adat, dan inklusi keuangan melalui konteks masyarakat Baduy Luar. Buku ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak selalu berarti menggantikan uang tunai, tetapi dapat berlangsung secara selektif, situasional, dan hibrida. Dengan memadukan UTAUT, sikap adaptif, legitimasi tokoh lokal, literasi, keamanan, serta tata kelola sensitif budaya, buku ini menawarkan kerangka praktis untuk membangun pembayaran digital yang aman, relevan, inklusif, dan berkelanjutan. Bacaan penting bagi akademisi, regulator, praktisi, dan pendamping komunitas.
Endang Sudiyatma –
Sebuah buku yang ditunggu-tunggu bagi kami, pelaku UMKM
Nuhun
Pak Endang
Muslimah –
Ini salah satu buku yang merupakan hasil pengbdian masyarskat di tempat kami.
Terima kasih bapak ibu dosen yang sudah membukukan hasil pengabdiannya.
Salam hormat,
Muslimah