Judul buku : Ekonomi Digital dalam Ruang Budaya: Teknologi dan Transaksi pada Masyarakat Baduy Luar
Ukuran buku : 15.5 cm x 23.5 cm
Jumlah hal. : viii + 121 Hal.
ISBN : dalam proses
Buku Ekonomi Digital dalam Ruang Budaya: Teknologi dan Transaksi pada Masyarakat Baduy Luar membahas bagaimana teknologi pembayaran digital dipahami, dipertimbangkan, digunakan, dibatasi, dan dinegosiasikan dalam kehidupan masyarakat. Digitalisasi tidak ditempatkan sekadar sebagai persoalan kemudahan teknologi, tetapi sebagai proses sosial yang berkaitan dengan kepercayaan, kapasitas pengguna, legitimasi sosial, kebutuhan ekonomi, interaksi dengan wisatawan dan pihak luar, serta keberlanjutan nilai lokal.
Dengan memanfaatkan perspektif penerimaan teknologi, perilaku penggunaan, inklusi keuangan, dan tata kelola berbasis komunitas, buku ini menawarkan konsep penggunaan digital ternegosiasi. Konsep tersebut menjelaskan bahwa masyarakat tidak selalu harus memilih antara menerima atau menolak teknologi secara penuh. QRIS dapat digunakan pada kondisi tertentu, untuk transaksi tertentu, atau dengan mitra tertentu, sementara pembayaran tunai tetap dipertahankan ketika dinilai lebih sesuai.
Pembahasan kemudian diarahkan pada konsep kedaulatan transaksi digital berbasis komunitas, yaitu kemampuan masyarakat untuk memahami, memilih, memverifikasi, membatasi, serta mengevaluasi penggunaan teknologi. Perspektif ini menempatkan keberhasilan digitalisasi bukan hanya pada jumlah akun, merchant, atau transaksi, tetapi pada kualitas penggunaan, keamanan, manfaat ekonomi, kendali pengguna, dan keberlanjutan sosial.
Buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, pemerintah daerah, lembaga keuangan, penyedia jasa pembayaran, praktisi pemberdayaan masyarakat, pelaku UMKM, serta pembaca yang tertarik pada transformasi digital, inklusi keuangan, dan keberlanjutan budaya lokal.

Ulasan
Belum ada ulasan.